artikel

ByRSU Harapan Ibu

Kesehatan Jantung

Berharganya Kesehatan Jantung

kesehatan jantungBetapa berharganya kesehatan jantung bagi tubuh kita. Sehingga, kita tidak dapat bersikap tidak peduli terhadap sehatnya jantung tersebut. Jantung merupakan salah satu bagian organ dalam di tubuh kita. Jantung memiliki fungsi sebagai alat  pemompa aliran darah ke seluruh bagian tubuh manusia. Jika tidak ada jantung maka tidak akan terjadi kehidupan karena jantung merupakan salah satu struktur penting organ dalam tubuh manusia. Bahkan, jika seseorang sudah memiliki jantung yang tidak sehat, maka seseorang tersebut juga tidak akan dapat hidup dengan nyaman. Hal itu disebabkan oleh tidak lancarnya aliran darah di dalam diri manusia karena mengalami kerusakan jantung. 

Jantung yang sehat akan bekerja setiap saat selama manusia itu hidup dan tidak akan berhenti walaupun sedetikpun. Itulah mengapa banyak orang yang mengklaim bahwa betapa berharganya kesehatan jantung

Karena jika sampai jantung di dalam diri seseorang berhenti bekerja maka dapat diartikan bahwa seseorang tersebut telah mengalami kematian. Dengan kata lain, jika jantung itu berhenti bekerja maka darah tidak dapat dialirkan ke seluruh tubuh dan akibatnya darah akan membeku dan terjadilah kematian. Ada pula beberapa orang yang telah mengalami gangguan atau ketidaksempurnaan pada bagian jantung karena penyakit turunan atau bawaan. Bagi seseorang yang mengalami atau memiliki penyakit jantung karena turunan alangkah baiknya jika seseorang tersebut lebih banyak berkonsultasi kepada dokter spesialis mengenai jalan keluar bagi penyakitnya tersebut. Karena penyakit atau gangguan jantung merupakan masalah yang serius dan tidak bisa dianggap sepele.


Di sisi lain, mengingat begitu berharganya kesehatan jantung, bagi penderita penyakit jantung sebaiknya memberitahukan penyakitnya kepada orang-orang di sekitarnya. Apalagi, penyakit jantung dapat dengan mudah kambuh kapan saja. Maka sudah sepantasnya jika orang-orang di sekeliling penderita penyakit jantung juga mengetahui mengenai si penderita jantung. Dengan begitu, orang-orang di sekeliling penderita penyakit jantung dapat lebih menjaga kata-kata dan sikap mereka agar mereka tidak menjadi penyebab kambuhnya serangan jantung bagi si penderita penyakit jantung tersebut. Karena tingginya rasa toleransi seseorang kepada seseorang yang menderita penyakit akut tentu akan sangat membantu dalam menjaga kestabilan kerja jantung bagi si penderita penyakit jantung.

Kemudian, bagi para umat manusia yang beruntung karena tidak memiliki penyakit turunan atau bawaan penyakit akut seperti penyakit jantung sebaiknya lebih menjaga kesehatan jantung di dalam tubuh. Dengan menjaga jantung kita dapat mencegah hal-hal apa saja yang menjadi pemicu penyakit jantung agar tidak terjadi di dalam tubuh kita. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kita sebagai seseorang yang masih bisa dikatakan aman dari penyakit jantung banyak mencari informasi tentang penyebab dan pencegah penyakit jantung untuk menjaga kesehatan tubuh hingga usia lanjut.

di sunting oleh : 
dr. Gandik Danu Pramiga (dokter umum RSU Harapan Ibu Purbalingga)
jantung

ByRSU Harapan Ibu

Hindari Kebiasaan Buruk Ini demi Kesehatan Mata Anda

kesehatan mataArtikel kesehatan kali ini di tulis oleh salah satu dokter umum, muda, ganteng dan berbakat tentunya dengan tema seperti yang tertera denga judul postingan kali ini.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa seseorang bisa berbohong, tapi tidak dengan matanya. Ini artinya, mata adalah jendela hati seseorang. Dari mata, perasaan seseorang bisa jelas terlihat. Mulut bisa berbohong, tapi mata tidak. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan mata

Tanpa mata yang sehat, anda tidak akan bisa menikmati keindahan dunia. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga mata tetap sehat? Yang pertama tentu saja menghindari kebiasaan buruk yang bisa merusak mata. Kebiasaan tersebut antara lain membaca buku dengan tiduran, menonton tv terlalu dekat, terlalu lama menatap layar monitor atau gadget dan kurangnya konsumsi makanan sehat.  
Mari kita bahas satu per satu kebiasaan buruk tersebut. Anda disarankan membaca buku dalam posisi duduk karena ini memberikan akses yang baik bagi tubuh dan mata anda. Jika anda tidak menghilangkan kebiasaan membaca sambil tiduran, dapat dipastikan dalam waktu yang relatif singkat, anda bisa menderita rabun jauh. Ini adalah gangguan kesehatan mata paling umum yang sering dijumpai di masyarakat. Jika anda mengalami rabun jauh, anda harus menggunakan kacamata, dan ini tentu saja membuat anda tidak leluasa dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, sebelum terlambat, sebaiknya anda mulai mengubah kebiasaan buruk tersebut.
Selanjutnya adalah menonton tv terlalu dekat. Ini biasanya dilakukan oleh anak-anak. Mereka belum tahu mengenai dampak buruk dari radiasi televisi. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting untuk menasehati anak bahwa kebiasaan menonton tv terlalu dekat tidak baik untuk kesehatan mata mereka. Ini sama seperti kasus layar monitor PC atau laptop. Layaknya tv, monitor juga memiliki efek yang sama untuk mata terutama jika dilihat terlalu dekat dan terlalu lama.  Bagi anda yang suka bermain game online sampai larut malam, sebaiknya segera tinggalkan kebiasaan tersebut. Selain merusak mata, ini juga mengganggu jam tidur anda yang pada akhirnya memicu berbagai macam penyakit.

Mari kita bahas satu per satu kebiasaan buruk tersebut. Anda disarankan membaca buku dalam posisi duduk karena ini memberikan akses yang baik bagi tubuh dan mata anda. Jika anda tidak menghilangkan kebiasaan membaca sambil tiduran, dapat dipastikan dalam waktu yang relatif singkat, anda bisa menderita rabun jauh. Ini adalah gangguan kesehatan mata paling umum yang sering dijumpai di masyarakat. Jika anda mengalami rabun jauh, anda harus menggunakan kacamata, dan ini tentu saja membuat anda tidak leluasa dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, sebelum terlambat, sebaiknya anda mulai mengubah kebiasaan buruk tersebut.


Selanjutnya adalah menonton tv terlalu dekat. Ini biasanya dilakukan oleh anak-anak. Mereka belum tahu mengenai dampak buruk dari radiasi televisi. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting untuk menasehati anak bahwa kebiasaan menonton tv terlalu dekat tidak baik untuk kesehatan mata mereka. Ini sama seperti kasus layar monitor PC atau laptop. Layaknya tv, monitor juga memiliki efek yang sama untuk mata terutama jika dilihat terlalu dekat dan terlalu lama.  Bagi anda yang suka bermain game online sampai larut malam, sebaiknya segera tinggalkan kebiasaan tersebut. Selain merusak mata, ini juga mengganggu jam tidur anda yang pada akhirnya memicu berbagai macam penyakit.

Sama seperti tv dan monitor, hal yang sama juga sering terjadi pada penggunaan gadget. Kebanyakan orang tidak sadar waktu jika telah bermain dengan gadget. Ini berdampak pada kesehatan mata. Mata yang terlalu lama menatap layar handphone lebih mudah lelah. Ini bisa menyebabkan rabun dan gangguan lainnya seperti pusing, mual dan mudah stres. Karena itu, batasi diri anda dari penggunaan gadget berlebih. Selain tidak baik untuk kesehatan, ini juga membuat anda jauh dari kehidupan sosial. Akan ada banyak momen-momen indah yang terlewatkan karena anda terlalu sibuk bermain dengan gadget anda. Dan yang terakhir adalah memperbaiki asupan nutrisi anda. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayur-sayuran. Ini akan menjaga mata anda tetap sehat dan indah.


dr. Gandik Danu P. (dokter umum RSU Harapan Ibu Purbalingga)
artikel kesehatan tentang penyakit mata

ByRSU Harapan Ibu

DAMPAK NEGATIF GADGET TERHADAP ANAK

dampak negatif gadget terhadap anak

Berbagai jenis gadget seperti komputer, laptop, permainan video games, smartphoneatau gadget-gadget canggih lainnya sepertinya sudah tidak dapat terpisahkan lagi dalam kehidupan modern ini. Bagi kita orang dewasa, gadget sangat membantu dan memudahkan kita dalam pekerjaan. Tetapi tahukah Anda bahwa gadget tersebut berbahaya bagi buah hati kita ?

Artikel oleh :
dr. Citra Dewi Nirmala Sari (Dokter Umum RSU Harapan Ibu)
The American Academy of Pediatrics (AAP) menekankan bahwa kita sebagai orang dewasa tidak boleh memberikan media layar/ gadgetsebagai mainan pada anak-anak usia dibawah 2 tahun. Semua jenis layar membuat otak dan mata anak menjadi fokus, tetapi fokus pasif, bukan fokus yang aktif. Fokus pasif menyebabkan anak tidak ‘aware’ pada lingkungan dan hanya fokus pada diri sendiri dan layar saja.

Beberapa hasil penelitian yang membuktikan dampak negatif gadget pada anak-anak yaitu antara lain :

1.      Gangguan kesehatan mental dan Gangguan belajar
Anak-anak pada usia 0-2 tahun, mengalami pertumbuhan otak yang sangat cepat dan terus berkembang hingga usia 21 tahun. Berbagai stimulasi dari lingkungan sangat penting untuk memicu perkembangan otak, termasuk dari gadget. Hanya saja, penggunaan gadget yang berlebihan merupakan faktor penyebab meningkatnya kejadian depresi, kecemasan, autisme, gangguan bipolar, dan gangguan perilaku anak. Gangguan belajar juga diawali dengan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan belajar, impulsif, dan kurangnya kemampuan mengendalikan diri. Anak-anak yang menonton televisi saat usia 1-3 tahun dapat mengalami penurunan perhatian saat usia mereka 7 tahun (Jurnal Pediatrics, 2004).
2.      Obesitas
Penggunaan gadget yang berlebihan diketahui bisa meningkatkan risiko obesitas sampai 30%. Anak akan lebih asyik berdiam diri di rumah dengan memainkan gadgetnya dibanding bermain di luar rumah, hal tersebut menyebabkan kurangnya gerakan fisik. Padahal kita ketahui bersama bahwa obesitas meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung sehingga menurunkan angka harapan hidup.
3.      Gangguan tidur
Orangtua yang kurang mengawasi anaknya dalam mengoperasikan gadget, terutama gadget yang berada dalam kamar tidur mereka, menyebabkan pengoperasian gadget yang tidak terkontrol. Sebuah studi menyebutkan 75 % anak-anak usia 9-10 tahun yang menggunakan gadget di kamar tidur mengalami gangguan tidur yang berdampak pada penurunan prestasi belajar.
4.      Perilaku Agresif
Saat ini banyak video game ataupun tayangan yang berisi tindakan kekerasan, pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan, dan kekerasan-kekerasan lainnya. Anak-anak yang sering terpapar tayangan kekerasan di gadget mereka berisiko untuk menjadi agresif.
5.      Kecanduan gadget
Karena kurangnya perhatian orangtua (yang dialihkan pula oleh gadget), anak-anak cenderung lebih dekat dengan gadget mereka. Hal tersebut memicu adiksi sehingga anak-anak seakan tidak bisa hidup tanpa gadget mereka.
Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat dan Kanada juga menekankan pemaparan gadget pada anak 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari, dan dua jam untuk anak 6-18 tahun. Faktanya, anak-anak menggunakan gadget 4-5 kali lebih banyak dari jumlah yang direkomendasikan.

Selain beberapa dampak negatif diatas, pengaruh radiasi yang berasal dari gadget juga dapat mengganggu tingkat kesehatan anak. Kita ketahui bersama bahwa stimulasi yang berasal dari gadget memang membantu menambah pengetahuan dan terkesan ikut mencerdaskan anak-anak kita. Tetapi apabila penggunaannya kurang tepat dan tidak diawasi dapat menyebabkan anak-anak tidak cerdas secara emosional karena kurangnya interaksi ataupun aktivitas langsung dengan lingkungan sekitar mereka. Hal tersebut tentunya tidak diinginkan oleh para orang tua yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus lebih ‘aware’ sebelum anak-anak kita tidak ‘aware’ terhadap lingkungannya.


Terima kasih semoga kita semua dapat menjaga anak anak kita …
ByRSU Harapan Ibu

Penyakit buang air kecil terus-menerus

Kita semua nya pasti pernah merasakan dong buang air kecil secara terus menerus?? 

BUANG AIR KECIL TERUS MENERUSTernyata itu bukan hal yang sepele, bisa saja berpotensi terkena Diabetes Insipidus. Sudah Banyak yang berpotensi terkena Diabetes Insipidus tapi kebanyakan dari mereka terlalu menganggap remeh hal ini, padahal hal ini dapat sewaktu-waktu membahayakan jiwa siapa saja dan tidak memandang umur.
Pertama kita harus tau dulu salah satu fungsi ginjal dan hormon yang mengatur nya, makanan dan minuman yang kita konsumsi akan dicerna oleh saluran pencernaan. Yang berguna bagi tubuh akan diserap masuk ke dalam darah dan digunakan untuk proses metabolism, sedangkan yang tidak dapat diserap ataupun sisa-sisanya (ampas), akan dibuang dalam bentuk tinja. Ada berbagai hormon yang ikut mengatur pengeluaran urin, salah satunya yang penting adalah hormon anti diuretik (ADH = anti diuretic hormon) atau lebih dikenal dengan nama vasopresin. Anti diuretik berarti menahan cairan.
Bila tubuh mendeteksi jumlah cairan di dalam tubuh melebihi normal, maka vasopresin akan dikeluarkan ke dalam darah. Namun sebaliknya, bila terdeteksi jumlah cairan dalam tubuh kurang dari normal, maka vasopresin tidak akan dikeluarkan ke dalam darah. Vasopresin yang ada dalam darah berguna untuk meningkatkan permeabilitas epitel duktus pengumpul ginjal (salah satu komponen ginjal) terhadap air, sehingga jumlah urin yang dihasilkan meningkat.

Sekarang kita telah mengetahui tentang salah satu fungsi ginjal dan homon yang mengaturnya, hal ini menjadi dasar bagi kita untuk dapat mengerti dengan baik tentang diabetes insipidus.

Penyebab sering buang air kecil :


1.Sistitis

Sisitis merupakan dorongan kuat yang membuat si penderita ingin kencing, kondisi ini terjadi karena peradangan pada kandung kemih ataupun uretra. Saat si penderita kencing, urin yang dikeluarkan hanya sedikit, dalam istilah jawa, sisitis lebih dikenal dengan istilah anyang-anyangen.

2.Minum berlebihan

Rasa haus yang berlebihan memicu anda untuk minum berlebihan, akibatnya anda harus berkali-kali bolak balik ke kamar mandi untuk kencing. Cari tahu penyebab keseringan buang air kecil tersebut sehingga anda tidak perlu kencing terus menerus, bila anda sebelumnya mengkonsumsi makanan berkadar garam tinggi, cukup normal bagi tubuh untuk meminta asupan air lebih banyak, akan tetapi bila sering haus tanpa alasan yang pasti, bisa saja kondisi tersebut karena anda mengidap diabetes. Namun untuk lebih jelasnya periksakan diri anda ke dokter.

3.Kafein

Kopi yang mengandung kafein merupakan salah satu minuman yang bersifat diuretic, artinya minuman tersebut bisa menyebabkan keseringan buang air kecil. Bila anda mengkonsumsi kopi, sangat disarankan bagi anda untuk mengkonsumsi segelas air.

4.Obat

Bila anda sedang menjalani pengobatan tertentu tidak menutup kemungkinan bila anda sering buang air kecil, ada beberapa jenis obat tertentu yang bersifat diuretic sehingga anda akan sering kencing bila masih dalam masa pengobatan. Bila pengobatan tersebut telah selesai, maka kondisi tubuh akan kembali normal.

5.Kandungan kemih hiperaktif

Kandung kemih bisa jadi hiperaktif karena berbagai hal misalnya saat anda depresi, stress ataupun dalam keadaan tertekan. Akibatnya anda sering kencing, mereka yang telah berusia senja pun juga tidak memiliki kontrol terhadap kandung kemih karena gangguan penyakit ataupun infeksi.

6.Pembesaran prostat

Kelenjar prostat yang mengalami pembengakkan bisa memicu keseringan buang air kecil, kondisi ini menyebabkan kandungan kemih cepat penuh dalam menampung urin sehingga si penderita harus mengeluarkan urinnya sesering mungkin.

Diabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya, vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Namun, terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya.

Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri, kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid). Akan tetapi obat-obat ini tidak mungkin meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat.


dr. Gandik Danu P. (Dokter Umum RSU Harapan Ibu)

ByRSU Harapan Ibu

Larangan Membawa Anak – anak ke Rumah Sakit

anak sehat usia dibawah 12 tahun dilarang masuk ke ruang rawat inap

RSU Harpan Ibu Purbalingga memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna

Oleh karena itu kami sangat membutukan peran aktif masyarakat dalam melakukan pengobatan, dengan salah satunya kami menghimbau bagi para penunggu atau penjenguk pasien tidak di berkenankan untuk membawa anak – anak (usia dibawah 12 Tahun) ke lingkungan rumah sakit. 

Timbulah pertanyaan kenapa disetiap rumah sakit ada larangan membawa Anak – anak (dibawah usia 12 tahun) ?.

Sudah jelas tentunya di setiap rumah sakit pasti terdapat orang – orang yang terkena penyakit, baik itu penyakit yang mudah menular maupun tidak, sehingga anak anak yang  tentunya daya kekebalan tubuh masih belum sempurna sangat rentan untuk Tertular penyakit, sudah terjawab bukan kenapa anak-anak sehat dibawah usia 12 tahun dilarang masuk ke rumah sakit, tapi ada timbul pertanyaan lagi “anak saya sehat kekebalan tubuh juga kuat jadi tidak ada masalah kan kalau ke rumah sakit?”.  oke sekali lagi tetap dilarang masuk ke rumah sakit, lho kok begitu? penjelasanya begini:

TRAUMA, kata yang cukup pas untuk masalah psikis bagi setiap manusia, bagi anak kecil maupun yang sudah dewasa pasti adakalanya mengalami trauma, contoh “saya trauma dengan ulat bulu karena pas waktu saya masih kecil sering sekali gatal-gatal karena ulat bulu ” , ” trauma akan ketinggian dsb. jadi kami sangat mengkhatirkan anak anak anda mengalami Trauma di rumah sakit yang tentunya dirumah sakit terdapat banyak hal-hal yang tak terduga misalnya terdapat pasien kecelakaan yang pasti banyak darah, serta pasien-pasien yang sedang gawat, faktor ini sangat mempengaruhi psikis anak jika sudah melihat hal tersebut sehingga menimbulkan efek takut yang berlebih atau trauma tadi.

selain resiko tertular penyakit dan trauma pada anak, membawa anak (usia dibawah 12 tahun) ke rumah sakit sangat dikhawatirkan akan menggu istirahat para pasien, anak anak pada umumnya seperti yang kita tahu anak – anak sering rewal, usil, lari- lari bahkan triak triak sambil bermain.  

Jangan sepelekan hal- hal diatas tadi karena jika pasien terganggu akan sangat mempengaruhi kondisi penyembuhanya. tentunya pasien akan cepet sembuh manakala waktu istirahat yang cukup dan istirahat dengan nyaman dan tenang. jadi rumah sakti itu bukan tempat bermain ataupun rekreasi bagi anak anak melainkan berisi orang- orang yang sedang menjalani pengobatan, lindungilah anak-anak dari bahaya infeksi dilungkan rumah sakit, sehingga jika tidak sangat terpakasa kami menghimbau bagi para orang tua tidak membawa buah hati kesanganya berkunjung kerumah sakit.

Demikan Larangan Membawa Anak – anak ke Rumah Sakit semoga menjadi himbaun agar anak – anak kita  semua aman dan selalu sehat. Aamiin
Admin

ByRSU Harapan Ibu

Tentang Selfie

Hati-Hati Bahaya Selfie Berlebihan

bahaya selfie berlebihan

Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan fenomena selfie di kalangan anak muda, khususnya di Indonesia. Bahkan sempat kita mendengar rusaknya taman bunga di Yogyakarta dan beberapa di Baturraden oleh karena ulah anak-anak muda yang tidak tahan untuk berselfie ria di tengah hamparan bunga walau harus merusaknya. Ada juga orang berselfie di depan musibah kecelakaan, atau setiap saat mengupload setiap kegiatan dirinya walaupun tidak penting. Itu adalah sedikit contoh bentuk selfie yang berlebihan. Walaupun sudah banyak tulisan yang memuat fenomena ini, namun tidak ada salahnya kita mengingatkan kembali mengenai bentuk selfie, karena bahaya selfie yang berlebihan jangan sampai termasuk dalam gangguan jiwa narsisme.

Apakah selfie wajar??

Selfie dianggap hal yang wajar. Namun, bila kadarnya berlebihan sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, selfie bisa digolongkan dalam gangguan kejiwaan. Dalam ilmu psikologi, gangguan itu dikenal dengan narcissistic personality disorder atau gangguan narsisme.

Tahap gangguan selfie?

Selfie yang sudah masuk pada tahap gangguan (kejiwaan) manakala perilaku tersebut telah mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari. Pendidikan terganggu, pekerjaan terganggu, setiap kehidupan akan terganggu, bahkan tidak lagi nafsu makan dan hanya nafsu memfoto dirinya. Gangguan narsisme atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi. Gangguan narsisme termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan ini biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, sombong, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu. Pada saat yang sama, penderita gangguan narsisme juga memiliki kesulitan menerima kritik. Mereka cenderung bereaksi negatif, seperti marah, menghina, atau mencoba meremehkan orang lain untuk membuat dirinya tampak lebih unggul.

Nah..sampai sejauh mana kita berselfie? Jangan sampai kita termasuk dalam kriteria gangguan jiwa tersebut. 

Semoga bermanfaat…

dr. Ega Dwi Putranto

Dokter Umum RSU Harapan Ibu Purbalingga