Wujud Cinta Kami terhadap sesama

ByRSU Harapan Ibu

Wujud Cinta Kami terhadap sesama

Kegiatan Rutin Donor Darah, Polisi ikut serta

dsc_0168-copyRSUHI, 28/05, bertempat di Ruang IGD zona 2 yang sementara ini belum dioperasionalkan, Alhamdulillah salah satu kegitan rutin kami  telah terlaksana dengan lancar, “Donor darah adalah salah satu bentuk wujud cinta  kami kepada sesama”ujar Hari Septianto, selaku Humas dan ketua panitia acara tersebut.
Perawat, Dokter, Petugas parkir, sampai laundry ikut mendonorkan darahnya, “Tidak ada paksaan dan tidak ada upah dalam hal ini tapi kami semua ikhlas karena selain membantu orang-orang yang membutuhkan darah juga bisa membuat badan kita semakin sehat dan segar” kata salah satu dokter ganteng kami ,dokter Gandik Danu Pramiga, kemudian dokter sekaligus Kasie Yanmed ini menambahkan Untuk dapat menyumbangkan darah, seseorang mengisi harus formulir pendaftaran dan secara umum harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  • Sehat Jasmani dan Rohani
  • Calon penyumbang harus berusia 17-65 tahun,
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Kadar hemoglobin >12,5 gr% sampai dengan 17,0g%
  • Tekanan darah (sistol) 100-170 mmHg ]]) dan (diastol) 70-100 mmHg
  • Suhu tubuh antara 36,6-37,5 derajat Celcius
  • Tidak mengalami gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  • Denyut nadi antara 50-100 kali/menit
  • Rentang waktu penyumbang minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun)
dsc_0183-copy
Tambahan lagi
  1. Tidur minimal 4 jam sebelum menyumbang.
  2. Makanlah 3 – 4 jam sebelum menyumbangkan darah. jangan menyumbangkan darah dengan perut kosong.
  3. Minum lebih banyak dari biasanya pada hari menyumbangkankan darah (paling sedikit 3 gelas)
  4. Setelah menyumbang beristirahat paling sedikit 10 menit sambil menikmati makanan penyumbang, sebelum kembali beraktivitas.
  5. Kembali bekerja setelah menyumbangkan darah, karena tidak berbahaya untuk kesehatan.
  6. Untuk menghindari bengkak di lokasi bekas jarum, hindari mengangkat benda berat selama 12 jam.
  7. Banyak minum sampai 72 jam ke depan untuk mengembalikan stamina dan pulih
 
Setalah memberikan ilmu diatas, beliau kemudian meninggalkan tempat, para pendonor cantik juga ikut dalam acara rutin ini, meraka sepertinya tidak takut dengan jarum yang segede jari kelingking itu. para pendonor cantik ini tentunya para perawat,kesling,staf admin serta para ahli gizi sepertinya sangat menikmati saat jarum tertancap di lengan dan darah mengalir ke kantong,cengar-cengir bahasa Purbalingganya dan asik main gadget miliknya, sementara para pendonor gagah meledek dan menakut-nakutinya, suasana harmonis tercipta di acara kecil yang kami lakukan ini.

dsc_024511.15 WIB saat petugas dari PMI Purbalingga sudah mulai berkemas tiba-tiba seorang laki-laki tinggi, gagah dengan seragam coklat lengkap dengan atributnya bertuliskan POLISI menghampiri dan berkata “Mas donornya sudah selesai belum?”, ohh belum pak, monggo silahkan ” saut Hari dengan membawakan formulirnya. setelah berbincang-bincang ternyata beliau adalah salah satu Polisi yang bertugas di Polsek Bukateja, Rudi Hartono lengkapnya ternyata merupakan suami dari salah satu petugas Rekam Medik kami, Agustin Nuraeni. “Ini pertama kalinya saya donor disini dan ternyata banyak juga yang ikut luar biasa”ucap Pak Polisi.
seandainya setiap perusahaan besar rutin melakukan kegitan donor seperti ini maka tidak ada lagi PMI yang kekurangan stok darah”, tambah beliau.
Artikel ini dibuat agar semua orang terbuka hatinya dan tidak takut untuk melakukan donor darah, Setetes Darah Anda Menyelamatkan Sesama.(rsuhi)
 

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

    Leave a Reply