Waspada Batu Saluran Kemih

ByRSU Harapan Ibu

Waspada Batu Saluran Kemih

Waspada Batu Saluran Kemih
oleh dr. Ega
waspada batu saluran kemih

Batu saluran kemih merupakan massa yang menyerupai batu yang terdapat di sepanjang saluran kemih sejak dari ginjal sampai dengan urethra. Orang awam sering menyebut penyakit ini dengan sebutan kencing batu karena tidak jarang si penderita akan mengeluarkan serpihan seperti batu saat berkemih. Dewasa ini angka kejadian batu saluran kemih (BSK) tidak hanya terjadi pada orang dewasa tua, namun juga banyak dialami oleh orang dewasa muda, hal ini tidak lepas karena gaya hidup kita yang semakin berubah. Diantaranya adalah kurangnya konsumsi air putih, seringnya mengkonsumsi junkfood, immobilisasi lama karena faktor pekerjaan yang lebih banyak duduk lama selama bekerja atau terkena penyakit lama yang membatasi aktivitas, semakin sering orang terkena infeksi saluran kencing, mengkonsumsi suplemen tertentu secara berlebihan, sering menahan kencing, adanya kelainan anatomi saluran kemih, dan lain sebagainya.

BSK terjadi karena adanya penumpukan zat tertentu seperti oksalat, fosfat, asam urat, xantin, dan sistein oleh karena faktor predisposisi di atas. Gejala yang dialami oleh pasien yang menderita BSK adalah adanya nyeri pinggang yang bersifat hilang-timbul ataupun menetap, kencing berwarna keruh atau kadang kemerahan bercampur darah, bisa terjadi demam, susah buang air kecil, nyeri ketok pada saat diperiksa, kadang mual sampai muntah, nyeri saat buang air kecil dan lain-lain. Titik nyeri dapat berbeda sesuai dengan lokasi terjadinya batu. Jika mengalami salah satu gejala tersebut sebaiknya pasien segera memeriksakan ke dokter umum terdekat untuk dilakukan pemeriksaan awal, yang nantinya akan diteruskan kepada spesialis penyakit dalam atau bedah urologi jika terbukti adanya BSK. Untuk lebih jelas mengenai ukuran dan lokasi batu dapat dilakukan pemeriksaan penunjang berupa USG abdomen atau rongent BNO-IVP.
Pengobatan yang dijalani pasien dengan BSK dapat menggunakan obat-obatan apabila batu masih kecil dan memungkinkan untuk keluar. Namun jika sudah terlalu besar maka dapat dengan menggunakan ESWL (pemecah batu) atau dengan teknik pembedahan. Komplikasi yang dapat terjadi apabila tidak ditangani dengan baik adalah terjadinya gangguan pada ginjal yang secara kronik dapat merusak siatem tubuh yang lainnya bahkan sampai dengan kematian. Oleh karena bahaya yang dapat ditimbulkan dari penyakit ini, maka sebaiknya lebih baik mencegah dengam banyak mengkonsumsi air putih 2-3 liter per hari, olahraga teratur, kurangi makan junkfood, hindari mengkonsumsi suplemen berlebihan (ex : kalsium, protein), hindari faktor risiko infeksi saluran kencing, dan konsultasi dengan dokter terdekat apabila mengalami salah satu gejala di atas.
Terima kasih..

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

    Leave a Reply