oleh drg. Ditya Wulansari Mukorinah – Dokter Gigi RSU Harapan Ibu Purbalingga.
Bulan Ramadhan tentunya menjadi bulan yang sangat dinantikan seluruh umat muslim di dunia, suasana dan maknanya menjadikan lebih khidmat beribadah. Umat Muslim diwajibkan berpuasa selama bulan suci tersebut. Kebiasaan atau kegiatan sehari-hari pun ikut berubah. Selain ketekunan beribadah, perubahan lain yaitu pola makan. Kondisi rongga mulut pun ikut berubah. Berkurangnya intensitas air ludah saat berpuasa membuat mulut terasa kering, adanya gigi berlubang yang didukung suasana rongga mulut yang kering lebih berpotensi menimbulkan bau mulut, ditambah lagi tidak menyikat gigi dan lidah serta merokok di waktu sahur.
Rongga mulut orang yang sedang berpuasa akan terasa kering karena tidak ada asupan cairan dan makanan yang masuk sehingga membuat fungsi mengunyah berkurang kemudian produksi air liur juga ikut berkurang. Hal ini menyebabkan bakteri anaerob penghasil zat sulfur berkembang biak dengan cepat. Oleh karena itu, bau mulut adalah hal yang yang khas pada orang yang sedang berpuasa.
Tips seputar menjaga kesehatan gigi dan mulut saat berpuasa yaitu pertama, dengan rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari setelah makan sahur dan sebelum tidur malam hari. Tidak hanya dengan menyikat gigi, menyikat lidah juga penting karena di bagian permukaan lidah terdapat bintil-bintil yang dapat membuat sisa makanan tertinggal disitu, kemudian menimbulkan bau mulut jika tidak dibersihkan . Kedua, memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa agar produksi air liur dan cairan tubuh tetap terjaga. Ketiga menghindari kebiasaan merokok karena dapat membuat produksi air liur berkurang, mulut kering dan bau yang ditinggalkan oleh rokok akan membekas. Keempat, konsumsi makanan dengan gizi seimbang agar cairan tubuh dan kesehatan tetap terpelihara. Kelima, gunakan obat kumur jika diperlukan, misal terdapat kondisi stomatitis (sariawan) serta iritasi gusi. Terakhir, rutin mengunjungi dokter gigi secara berkala terutama jika sudah ada gigi yang berlubang untuk menghindari bau yang tidak sedap yang ditimbulkan dari gigi tersebut maka sebaiknya segera dilakukan perawatan atau penambalan. Karang gigi yang menumpuk juga harus dibersihkan oleh dokter gigi untuk meminimalisir pencetus gigi berlubang dan bau mulut. Sebelum Ramadhan adalah saat yang tepat untuk berkunjung ke dokter gigi Anda, agar nafas dan rongga mulut nyaman dan fresh saat berpuasa.
About the Author