artikel

ByRSU Harapan Ibu

USG 4 DIMENSI Di RSU Harapan Ibu Purbalingga

USG 4 Dimensilebih Akurat, Detail dan Menyimpan Gerakan Layaknya Film.

Ultrasonografi (USG) merupakan pengecekan keadaan bayi dalam rahim dengan menggunakan gelombang bunyi frekuensi tinggi. jadi semakin tinggi dimensi maka hasil yang terlihat akan jelas lebih detail.

Dari pengertian dan manfaat di atas Calon Ibu tentunnya ada yang mengingkan untuk memastikan apakah calon buah hatinya sehat maupun jenis kelaminya secara lebih detail maka dari itu kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang paripurna dengan adanya pemerikasaan USG 4 Dimensi mulai Maret 2016 dengan menggunakan alat yang lebih canggih  dari alat USG 3 Dimensi sebelumnya. 

Pemrikasaan khusus dengan USG 4 Dimensi hanya bukak praktek setiap Hari Sabtu saja untuk jadwal lengkap poli kandungan bisa di lihat link ini Jadwal Dokter Spesialis dan untuk hari – hari selain Sabtu bisa melakukan perjanjian terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis terkait. Hari – hari biasa  kami tetap melayani pemerikasaan USG 2 Dimensi maupun 3 Dimensi dengan pelayanan yang lebih baik pula.

Timbulah pertanyaan “USG 4 Dimensi bisa ngga untuk Pasien BPJS?”, “Mahal ngga biayanya?”, oke kami jelaskan dibawah ini :

“Pasien yang mempunayai bpjs melakukan pemerikasaan seperti biasa tanpa pemerikasaan USG 4 Dimensi secara otomatis BPJS bisa tetap di gunakan tapi ketika melakukan pemerikasaan USG 4 Dimensi maka telebih dahulu pasien harus mendaftar ulang pemeriksaan sebagai pasien umum karena USG 4 Dimensi tidak di tanggung oleh BPJS. jadi setiap pasien BPJS yang melakukan pemerikasaan USG 4 Dimensi ini harus mendaftar lagi sebagai pasien umum”.
“Jangan khawatir atapun ragu-ragu mengenai biaya, karena biaya dengan angka dibawah 400 ribu USG 4 dimensi ini masih sangat terjangkau dilihat dari hasil yang akan jauh memuaskan , lebih detailnya mengenai biaya bisa telp saja ke (0281) 892222 / 892277 atau kirim email ke rsuhipbg@yahoo.co.id . “

Itulah sedikit jawaban dari kami semoga bisa menjawab apa yang menjadi pertanyaan di hati para pasien ataupun calon pasien kami.

Demikian uraian mengeani pelayanan terbaru kami silahkan periksakan kesehatan kandungan anda di RSU Harapan Ibu Purbalingga, Senyum – Mudah – Aman – Rapi – Tumbuh.

SMART Care

  

ByRSU Harapan Ibu

VIRUS ZIKA, Perlukah Kita Panik?

Awal tahun 2016 ini, Indonesia digemparkan oleh penemuan strain Virus Zika pada sampel darahpasien yang diduga terserang wabah dengue. Penemuan ini diungkapkan oleh Lembaga BiologiMolekular Eijkman dalam rangka memeriksa 103 sampel darah pasien di wilayah Jambi pada tahun 2015 lalu. Dari sampel tersebut ditemukan satu sampel yang positif terjangkit Virus Zika. Sejak saat itu media nasional gempar meliput berita tentang infeksi ini.
zika

Virus Zika adalah virus RNA yang berasal dari keluarga flaviviridae. Nama Zika berasal dari nama salah satu hutan di Uganda yaitu Hutan Zika. Dimana di hutan tersebut ditemukan pertama kali Virus Zika pada tahun 1947. Awalnya pada tahun 1950-an virus ini hanya merebak di seputar Afrika, akan tetapi mulai tahun 2014 virus ini mulai menyebar ke belahan bumi bagian barat melewati Samudera Pasifik hingga Perancis dan Polinesia. Pada tahun 2015 Virus Zika merebak hingga Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, dimana outbreakVirus Zika ini telah mencapai level pandemik.

 

Virus Zika dapat ditularkan ke manusia melalui vektor nyamuk Aedes, baik Aeedes aegypti maupun Aedes albopictus. Dimana jenis nyamuk ini banyak ditemukan di seluruh bagian pelosok negeri ini. Hal ini yang menyebabkan virus ini dapat saja berkembang biak di Indonesia.
 Orang yang terjangkit virus ini akan merasakan gejala yang mirip dengan infeksi virus dengue dan chikungunya yaitu demam, sakit kepala, timbul ruam kemerahan, mata merah serta nyeri di otot dan persendian. Meskipun gejala yang muncul mirip dengan infeksi virus dengue, akan tetapi efek yang ditimbulkan tidak seberat dengue. Namun apabila ibu hamil yang terinfeksi virus ini, janin yang dikandungnya dapat terganggu pertumbuhannya terutama pertumbuhan bagian kepala. Karena menurut penelitian yang dilakukan oleh Oliviera,dkk pada awal tahun 2016 lalu, virus dapat menembus ke janin dan mengakibatkan gangguan perkembangan otak, mikrosefali atau kepala kecil dan bahkan dapat menyebabkan keguguran bila terinfeksi virus pada awal usia kehamilan.
Oleh karena itu pada awal Januari 2016 lalu, Centers for Disease Control Prevention (CDC) mengeluarkan himbauan ke masayarakat untuk meningkatkan usaha pencegahan dan perlindungan diri dari infeksi Virus Zika dan menyarankan untuk menunda keberangkatan bagi ibu hamil ke daerah yang endemis virus ini. Beberapa negara pun mengeluarkan travel warning untuk menyikapi penyebaran infeksi Virus Zika. Bahkan beberapa negara di dunia seperti Kolombia, Republik Dominika, El Savador, Ekuador dan Jamaika menyarankan warganya untuk menunda kehamilan.

 

Walaupun dunia sedang diguncang wabah Virus Zika ini, kita tidak perlu terlalu panik tetapi tetap waspada. Banyak cara yang dapat kita tempuh untuk mencegah terinfeksi virus ini. Salah satunya menggalakkan kembali gerakkan 3M. Menutup bak mandi dengan rapat, menguras bak mandi dan menimbun kaleng,wadah kosong yang berisi air. Selain itu tindakan pencegahan dapat juga dilakukan dengan menggunakan losion anti nyamuk atau menggunakan kelambu saat sedang tidur. Dan apabila salah satu anggota keluarga kita ada yang terserang gejala-gejala di atas, maka segeralah periksa ke dokter atau pusat kesehatan setempat. Hal tersebut dapat kita lakukan agar keluarga kita terlindung dan terhindar dari penyakit akibat infeksi Virus Zika.
 
Oleh:
dr. Valyandra Praszita PR, MMR.
 
ByRSU Harapan Ibu

Mengapa Kita Perlu Mengoleskan Tabir Surya?

Tabir surya adalah produk yang dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet dari matahari melalui menyerap, memantulkan dan menghamburkannya. Tabir surya juga dikenal dengan istilah sunscreen, sunblock, sunburn cream, dan sun cream

Tabir surya bermanfaat untuk mencegah terjadinya sunburn (kulit terbakar akibat sinar matahari), mencegah terjadinya kanker kulit, mencegah penuaan dini, bercak kecoklatan di kulit, dapat membantu mencerahkan kulit, mencegah perburukan penyakit tertentu, misalnya penyakit lupus. Sinar matahari yang sampai ke permukaan bumi terdiri dari sinar ultraviolet A dan B. Kulit yang terpapar sinar ultraviolet baik A dan B secara berlebihan dapat memicu berbagai kelainan kulit, sehingga setiap orang baik laki-laki, perempuan, anak-anak atau dewasa disarankan untuk mengoleskan tabir surya.

Komponen tabir surya secara umum dibagi 2, yaitu komponen fisik dan kimia. Komponen fisik, antara lain zink oksida dan titanium oksida, 

keduanya memiliki efek memantulkan dan menghamburkan sinar ultraviolet A dan B. Sedangkan beberapa komponen kimia dari tabir surya yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration Amerika Serikat adalah oktil metoksisinamat, benzofenon, oksibenzon. Komponen kimia tabir surya bekerja dengan menyerap sinar ultraviolet A dan B, serta mengubah sinar ultraviolet tersebut menjadi energi panas. Kelebihan tabir surya fisik meliputi efek toksik rendah, stabil terhadap cahaya, dan lebih rendah dalam menimbulkan efek alergi, walaupun demikian, komponen fisik tersebut sedikit menimbulkan rasa tidak nyaman karena membentuk emulsi di permukaan kulit. Apabila dibandingkan dengan komponen fisik, komponen kimia tabir surya bersifat lebih tidak stabil terhadap cahaya, serta lebih mudah teroksidasi dan terdegradasi. Tabir surya yang beredar di pasaran banyak yang mengandung kombinasi dari komponen fisik dan kimia tersebut.

Bagaimana cara memilih tabir surya yang tepat? Pertama, pilihlah tabir surya yang memiliki spektrum luas. Hal ini dapat kita prediksi melalui informasi tingkat sun protecting factor (SPF) dan protecting againts UV A (PA) yang ada di label tabir surya. 

Tingkat SPF menunjukkan kemampuan tabir surya dalam melindungi kulit terhadap sinar ultraviolet B. Bila pada tabir surya tertulis SPF 15, hal ini berarti, pada keadaan kulit anda yang tidak terlindungi tabir surya biasanya akan mengalami kemerahan akibat paparan sinar matahari setelah 20 menit, maka setelah kulit dioles tabir surya SPF 15, kulit anda akan terlindungi 20 menit x 15 selama 300 menit atau sekitar 5 jam. Tingkat PA terdiri dari +,++,+++, yang dapat diartikan kemampuan tabir surya dalam melindungi kulit dari sinar ultraviolet A berdasarkan estimasi persistent pigment darkening (PPD). Para ahli dermatologi menyarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA tinggi, ditandai dengan semakin banyaknya tanda +. Kedua, pilihlah tabir surya yang stabil terhadap cahaya. Ketiga, pilih tabir surya yang memiliki efek alergi/iritasi/mengeringkan kulit secara minimal. Hal ini disebabkan, pada tabir surya dapat diberi bahan tambahan untuk meningkatkan kualitas tabir surya sehingga beresiko menyebabkan alergi/iritasi, antara lain para-aminobenzoic acid (PABA). Keempat, pilihlah bentuk sediaan tabir surya yang nyaman untuk kulit anda. Di pasaran, tabir surya dapat dijumpai dalam bentuk krim, lotion, gel, dan spray. Kelima, pilihlah harga tabir surya yang sesuai dengan kemampuan anda dan kemudahannya diperoleh. Keenam, pemakaian tabir surya untuk anak-anak, pilihlah tabir surya dengan komponen fisik dan yang memang ditujukan untuk anak-anak. Untuk anak berusia diatas 6 bulan, direkomendasikan menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 yang bebas kandungan PABA.   
Apabila saya sudah memiliki tabir surya, bagaimana cara mengoleskannya dengan benar? Seringkali, seseorang yang sudah mengoleskan tabir surya belum memperoleh manfaatnya secara maksimal akibat cara penggunaan yang kurang tepat. Sebaiknya, tabir surya dioleskan setebal 2 cm pada bagian kulit yang terpapar sinar matahari sekitar 30 menit sebelum keluar rumah. Pengolesan tabir surya dilakukan setelah pengolesan pelembab untuk kulit. Pemakaian tabir surya sebaiknya diulangi paling tidak dalam 2 jam apabila anda banyak berkeringat, berenang, atau terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama. Pengulangan pengolesan tabir surya juga tetap diperlukan walaupun tabir surya yang anda gunakan termasuk dalam jenis water-resistant atau tahan air. Tabir surya sebaiknya digunakan setiap hari bahkan saat cuaca sedang mendung atau sedang hujan karena sinar ultraviolet masih mampu menembus awan dan jendela kaca. Tabir surya merupakan produk yang wajib digunakan terutama apabila anda menggunakan produk pencerah kulit, dan sebaiknya tabir surya yang bersifat tahan air atau water resistance. Faktor penting lainnya adalah tetap menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan walau sudah mengoleskan tabir surya, menggunakan pakaian panjang yang dapat membantu melindungi kulit, serta bila perlu menggunakan alat tambahan seperti payung agar perlindungan kulit dapat tercapai secara maksimal.       

Terima kasih.


dr. Thianti Sylviningrum, Sp. KK ( Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin )
ByRSU Harapan Ibu

Bantuan Hidup Dasar (BHD), bisakah menghidupkan orang mati?

zona-ii-plosSebelum ke materi terlebih dahulu kami akan memperkenalkan gedung baru kami (Zona II) yang siap melakukan operasional pelayanan Poli Klinik Rawat Jalan (lt 1&2) Senin mendatang, zona II ini terdapat 4 Lantai, eskalator dan lift adalah sarana untuk menghubungkan antar lantai tersebut. gedung ini sudah menggukan teknologi yang canggih dari pertama kali memasuki area pendaftaran maka akan disambut oleh pintu masuk yang secara otomatis terbuka, kemudian mesin antrian pasien yang tinggal pencet yang secara otomatis sudah mendaftarkan diri mau ke poli mana yang akan di tuju sehingga di harapkan proses pendaftaran pasien lebih cepat dan efisien. kemudian adanya Hydran sehingga harap hati-hati kalau anda menghisap rokok maka anda akan  secara otomatis di guyur air dari atap. masih banyak lagi teknologi canggih yang digunakan , semoga pelayanan kami kedepannya akan lebih baik lagi.

Read More

ByRSU Harapan Ibu

Poli Klinik RSU Harapan Ibu Pindah ke zona II yang lebih nyaman

RSU Harapan Ibu Purbalingga, Sabtu, 09 Januari 2016 

soft-opening
Sore tadi tepatnya setelah turun hujan yang lebat,bada Ashar alhamdulillah kami telah melaksanakan syukuran atau soft opening gedung baru zona II , semua ini adalah berkat doa serta dukungan dari berbagai banya pihak, baik itu instansi pemerintah maupun masyarakat sekitar sehingga kami bisa melaksanakan syukuran (soft opening) di awal tahun ini (2016).
Acara yang  selesai saat adzan magrib mulai berkumandang barusan di laksanakan di area lobi rumah sakit yang nyaman dan luas di ikuti oleh seluruh keluarga besar Yayasan Islam Bani Shobari, karyawan rumah sakit, warga sekitar dan ratusan anak- anak yatim piatu maupun santri dari Ponpes Azzuhriyyah Karangsentul – Purbalingga .

Read More

ByRSU Harapan Ibu

ASI dan Diare ?

Hubungan antara ASI dan Diare

Anak adalah aset berharga bagi setiap orang tua. Hak terbaik yang bisa diberikan pada anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya pasti akan diusahakan dengan maksimal. Termasuk ASI, nutrisi yang punya keunggulan dahsyat dan mudah didapat, namun cakupan keberhasilan pemberiannya masih kurang memuaskan.
Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan alamiah terbaik yang dapat diberikan oleh seorang Ibu kepada anaknya. Adanya faktor protektif dan nutrient yang sesuai dalam ASI menjamin status gizi bayi baik, serta kesakitan dan kematian anak menurun.   Hal yang menarik lagi adalah komposisi ASI sesuai dengan pertumbuhan bayi yang bisa berubah sesuai dengan kebutuhan setiap saat , selain itu juga terdapat zat pelindung untuk menghindari berbagai infeksi. Penelitian membuktikan bahwa problem kesulitan pemberian makanan bayi yang mendapat ASI jauh lebih sedikit daripada bayi yang mendapat susu formula. Belum lagi keuntungan ekonomis serta kedekatan emosional antara ibu dan bayi yang pengaruhnya begitu luar biasa bagi perkembangan jiwa anak.
Mengingat hebatnya kemanfaatan ASI, tidak heran jika pemerintah menjadi  peduli dengan keberhasilan ASI. Bentuk kepedulian tersebut terbukti dengan adanya peraturan hukum terkait ASI. Salah satunya yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 33 Tahun 2012 tentang  Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Pada Pasal 6 berbunyi “Setiap ibu yang melahirkan harus memberikan ASI eksklusif kepada bayi yang dilahirkannya”. ASI eksklusif yang dimaksudkan disini adalah tidak memberi bayi makanan atau minuman lain, termasuk air putih, selain ASI (kecuali obat-obatan dan vitamin atau mineral tetes) selama 6 bulan pertama. Dalam hal ini ASI perah boleh diberikan. Selanjutnya, pemberian ASI dianjurkan hingga 2 tahun.
ASI merupakan nutrisi baik sebagai pencegah maupun penyembuhan diare. Diare merupakan tanda kelainan gastrointestinal ataupun infeksi saluran cerna yang cukup sering terjadi pada bayi maupun anak. Pencegahan serta pengobatan yang tepat merupakan keharusan untuk menghindari kondisi dehidrasi. Manfaat ASI pada kelainan gastrointestinal terutama disebabkan adanya faktor peningkatan pertumbuhan sel usus, faktor perlindungan berupa zat imunologi atau anti infeksi sehingga vili dinding usus cepat mengalami penyembuhan setelah rusak karena diare, akibatnya diare cepat berhenti.
Pada ASI terkandung Epidermal Growth Faktor (EGF) yang merupakan komponen terbanyak dari faktor pertumbuhan yang mempunyai efek terhadap proliferasi dan diferensiasi dari epitel usus. Di samping itu dikenal juga lactobacillus bifidus, laktoferin, lisozym, imunitas humoral dan imunitas seluler. Kesemuanya itu merupakan faktor-faktor kekebalan yang terdapat pada ASI, dimana perannya penting dalam mencegah berbagai penyakit. Infeksi saluran cerna baik akut maupun kronik, infeksi saluran napas merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan ASI, ditambah dengan fungsi  anti virus, anti bakteri, maupun anti parasit yang juga berperan kuat.

 

Dari gambaran di atas dapat disimpulkan bahwa ASI sangat bermanfaat dalam pencegahan dan penyembuhan infeksi saluran cerna seperti diare akut maupun kronik. Untuk itu pemberian ASI selayaknya menjadi prioritas dengan memperjuangkan ASI eksklusif pada 6 bulan pertama kehidupan bayi dan dilanjutkan hingga 2 tahun dengan makanan pendamping.
di sunting oleh dr. Farida Rahmi Ramadhani ( Dokter Umum RSUHI )
dr-farida