Bantuan Hidup Dasar (BHD), bisakah menghidupkan orang mati?

ByRSU Harapan Ibu

Bantuan Hidup Dasar (BHD), bisakah menghidupkan orang mati?

zona-ii-plosSebelum ke materi terlebih dahulu kami akan memperkenalkan gedung baru kami (Zona II) yang siap melakukan operasional pelayanan Poli Klinik Rawat Jalan (lt 1&2) Senin mendatang, zona II ini terdapat 4 Lantai, eskalator dan lift adalah sarana untuk menghubungkan antar lantai tersebut. gedung ini sudah menggukan teknologi yang canggih dari pertama kali memasuki area pendaftaran maka akan disambut oleh pintu masuk yang secara otomatis terbuka, kemudian mesin antrian pasien yang tinggal pencet yang secara otomatis sudah mendaftarkan diri mau ke poli mana yang akan di tuju sehingga di harapkan proses pendaftaran pasien lebih cepat dan efisien. kemudian adanya Hydran sehingga harap hati-hati kalau anda menghisap rokok maka anda akan  secara otomatis di guyur air dari atap. masih banyak lagi teknologi canggih yang digunakan , semoga pelayanan kami kedepannya akan lebih baik lagi.

Benarkah kita bisa menhidupkan orang mati? Bagaimana caranya? 

RSU Harapan Ibu Purbalingga menyongsong akreditasi JCI 2012

Pokja PP (Pelayanan Pasien).

sebelumnya kita perlu tahu dahulu
1. Pengertian BHD
2. Teknik menghidupkan nyawa (sengaja di lebaykan)
3. sudah siapkah kita melakukanya?

bhd

1. Pengertian Bantuan Hidup Dasar (BHD)

Merupakan serangkaian tindakan pertolongan medis sederhana yang dilakukan pada pasien yang mengalami henti jantung sebelum dilakukan pertolongan medis lanjutan.
sudah paham mengenai BHD? okeh mari kita lanjutkan secara mudahnya itu katakanlah kita akan melakukan pertolongan terhadap orang-orang yang mengalami henti jantung yang masih kemungkinan kita tolong.
Tujuannya adalah untuk memberikan bantuan peredaran darah dan pernapasan dengan memadai sampai henti jantung teratasi atau penderita dinyatakan meninggal. setelah kita tahu definisi dan tujuan bantun hidup dasar ini bukankah ini sungguh sangat mulia seaandainya kita bisa melakukanya? tapi perlu diingat nih,
Prinsip Utama BHD Ini yaitu :
  • Mempertahankan kehidupan  bukan sebaliknya
  • Memperbaiki kesehatan
  • Mengurangi penderitaan
  • Membatasi disabilitas dan yang penting “Tanpa melapukan hak dan keputusan pribadi”
Em-A- ti -i = MATI
mati adalah hak wajib bagi setiap yang bernyawa tidak bisa lagi kita pungkiri kebenaran tersebut.
tapi mati ternyata dalam bidang kedokteran dibagi menjadi dua istilah yaitu Mati Klinis dan Mati Biologis
– Mati Klinis yaitu apabila pernafasan dan denyut nadi tidak ditemukan yang berarti sistem pernafasan dan sistem sirkulasi darah terhenti
dalam mati klinis inilah kesempatan kita menjadi pahlawan alias dengan kata lain kita bisa menhidupkan orang mati (mati klinis) yaa kalau kita sudah baik dalam penangananya sehingga ada kesempatan kedua bagi sistem atau sel-sel berfungsi kembali (reversible).
– Mati Biologis bisa dikatakan kematian sel, mati ini bersifat menetap (irreversible) tidak akan bisa pulih alias wassalam.. mati biologis ini adalah  akibat terganggunya pasokan oksigen dan zat makan ke sel-sel yang menyusun jaringan .
Terjawab sudah apakah kita bisa menghidupkan orang mati? Jawabanya iya bisa jika mati klinis tapi untuk mati biologis hanya Allah SWT lah yang berkehendak tidak ada satu manusiapun yang bisa kecuali kehendak darinya.
Sekarang kita mulai teknik menghidupkan orang mati klinis.
Konsep Bantuan Hidup Dasar (BHD), yang perlu kita perhatiakan dan hafal adalah :
D – R – C – A – B – D
Danger – Respon – Circulation – Airway – Breathing – Defibrilator
Danger (bahaya)

yang perlu kita lakukan pertama kali dalam melakukan pertolongan adalah ” Pastikan tempat menolong korban AMAN” setelah tempat atau sekitar korban aman maka secara

dsc_0529

otomatis kita juga terhindar dari bahaya yang kemungkian akan timbul atau yang sering orang kenal adalah safety self, karena pada dasarnya korban adalah koraban tapi penolong bisa jadi korban maka keselamatan diri penolong adalah utama. kita sebagai penolong sangat mengharapkan tentunya agar si korban yang kita tolong itu tidak mengalami cidera yang lebih maka harus dilakukan satu komando atau perintah yang telah direncanakan, kita menolong bukan mempercepat kematian inti seperti itu.

Respon, circulation, airway, breathing, defibrilator
(akan dibahas di artikel yang lainya)

Mohon maaf dan terima kasih

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

    Leave a Reply