Apa yang harus dilakukan saat keseleo?

ByRSU Harapan Ibu

Apa yang harus dilakukan saat keseleo?

Kita tentu tidak asing lagi dengan istilah keseleo atau terkilir, apalagi bagi yang aktif olah raga atau bekerja secara fisik yang rentan mengalaminya.

Mungkin sebagian besar orang di seluruh dunia pernah mengalaminya, begitu juga dengan saya apalagi aktifitas yang cukup modar mandir di tambah sepatu berhak resiko terkilir cukup besar, mari kita bahas saja mengenai terkilir ini.

Keseleo atau terkilir adalah cedera ligamen di sekitar sendi. Ligamen adalah jaringan serat yang fleksibel dan kuat yang menghubungkan antar tulang pada sendi. Ketika ligamen mengalami trauma atau cedera sehingga robek atau teregang terlalu jauh, maka sendi akan menjadi sakit dan membengkak.

Terkilir atau keseleo biasanya terjadi ketika seseorang jatuh, sendi terpelintir, atau terpukul dengan tekanan yang memaksanya bergerak dari posisi normal. Keseleo yang paling sering terjadi adalah keseleo pergelangan kaki, diikuti oleh keseleo pergelangan tangan dan ibu jari.

Keseleo memiliki tanda dan gejala sebagai berikut:

  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan
  • Kekakuan sendi
  • Perubahan warna kulit, merah-kebiruan

Lalu apa perlu dipijat ??? hal ini sebenarnya tidak dianjurkan, karena pada saat terjadi trauma pada otot, ligament maupun tendon justru saat dengan melakukan pengurutan hanya akan memperberat kondisi trauma dan proses peradangan yang terjadi. lalu apa yang seharusnya kita lakukan untuk mengatasi keseleo?

Beberapa langkah sebagai tindakan pertolongan pertama bila mengalami keseleo atau terkilir adalah:

  • Hentikan aktifitas
  • Istirahatkan anggota tubuh yang cidera
  • Letakan es pada area yang cidera selama 15 menit setiap dua jam. Gunakan handuk diantara kulit dengan es. Lain halnya pada kasus keseleo yang sudah cukup lama terjadi / kronis yang ditandai dengan peradangan seperti bengkak, warna merah tanpa nyeri, maka prinsip pemberian kompres hangat bisa dilakukan.
  • Perban secara ketat area cidera, mengarah dari bawah keatas.
  • Elevasi (angkat) anggota tubuh yang cidera agar lebih tinggi dari posisi jantung.
  • Hindari aktifitas olahraga, konsumsi alcohol dan pijat atau urut area cidera karena dapat memperburuk pembengkakan.

Jika gejala memburuk dalam 24 jam, kunjungi dokter. Terima Kasih

 

SMART Care

Artikel ditulis oleh : dr. Dwi Rahayu

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

    Leave a Reply