oleh dr. Faishal Hanif – Dokter Umum RSU Harapan Ibu Purbalingga
Stroke merupakan penyakit kerusakan sistem saraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke sel-sel saraf di otak. Berdasarkan penyebabnya, stroke dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu stroke non hemoragik dan stroke hemoragik. Stroke non hemoragik atau stroke sumbatan disebabkan oleh adanya sumbatan di pembuluh darah yang menuju ke otak, sementara stroke hemoragik atau stroke perdarahan disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Kedua jenis stroke tersebut mengakibatkan gangguan pengiriman oksigen dan gula ke otak sehingga terjadi kematian sel-sel saraf di otak.
Hingga saat ini, stroke menjadi penyebab kematian dan kecacatan nomor 1 di Indonesia. Stroke juga menjadi penyakit dengan dampak ekonomi paling besar baik dari tingginya biaya pengobatan hingga hilangnya produktivitas pada pasien pasca stroke. Karena itulah, mengenali dan menghindari faktor risiko stroke menjadi sangat penting.
Kenali Tanda dan Gejalanya
Gejala yang dialami penderita stroke dapat cukup bervariasi seperti kelemahan anggota gerak pada separuh badan, kesemutan separuh badan, kesulitan bicara atau bicara tidak jelas, wajah perot, sakit kepala, atau kejang. Gejala-gejala tersebut muncul mendadak dan dapat muncul salah satu saja atau beberapa secara bersamaan. Untuk mempermudah anda, mari kita kenali gejala awal stroke dengan singkatan “SeGeRa Ke RS”:
Jika anda atau orang terdekat anda merasakan salah satu atau beberapa gejala tersebut, maka SEGERA KE RUMAH SAKIT untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari dokter. Semakin cepat anda mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan maka kemungkinan kematian dan kecacatan yang parah dapat diperkecil.
About the Author