MENGENAL LEBIH DEKAT, APA ITU HIPERTENSI?

ByRSU Harapan Ibu

MENGENAL LEBIH DEKAT, APA ITU HIPERTENSI?

Oleh: dr Mugi Tri Sutikno – dokter RSU Harapan Ibu Purbalingga

Tekanan darah tinggi atau lebih kita kenal dengan istilah hipertensi  merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia.  Menurut data Riset Kesehtan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan 2013 menunjukan bahwa 25,8 % penduduk Indonesia mengidap hipertensi. Hipertensi  merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke dan gagal ginjal, kebutaan dan penyakit berbahaya lainnya.

Seseorang akan dikatakan mengalami hipertensi bila memiliki tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg, pada pemeriksaan yang berulang. Jadi, jika Anda baru pertama kali diukur tekanan darahnya lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg belum bisa dikatakan Anda mengidap hipertensi, diperlukan pengukuran berulang untuk mendiagnosa hipertensi. Konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda. Bila ternyata dalam pemeriksaan berulang tekanan darah Anda lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg perhatikanlah faktor resiko kardovaskuler yang lain seperti merokok, Diabetes Mellitus, Dislipidemia ( Cek HDL,LDL, Trigliserid dan Kolesterol Total), obesitas, dan kurang aktivitas fisik.

Menjalani pola hidup sehat telah banyak terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan secara umum sangat menguntungkan dalam menurunkan  resiko permasalahan kardiovaskuler. Strategi pola hidup sehat yang direkomendasikan oleh para ahli  adalah sebagai berikut:

  1. Menurunkan Berat Badan

Mengganti makanan tidak sehat dengan  memperbanyak asupan buah  dan sayur dapat memberikan manfaat yang lebih selain penurunan tekanan darah,seperti menghindari diabetes dan Dislipidemia

  • Mengurangi asupan garam

Tidak jarang pasien tidak menyadari kandungan garam pada makanan cepat saji, makanan kaleng, daging olahan dsb. Dianjurkan untuk asupan garam tidak melebihi 2 gr/hari.

  • Olahraga

Olahraga yang dilakukan secara teratur sebanyak 30-60 menit/hari, dengan frekuensi minimal 3 hari/minggu, dapat menolong penurunan tekanan darah. Olahraga aerobic sangat dianjurkan seperti jogging,berenang, bersepeda dll

  • Mengurangi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol lebih dari 2 gelas perhari pada pria atau 1 gelas perhari pada wanita dapat meningkatkan tekanan darah. Dianjurkan membatasi atau menghentikan konsumsi alcohol sangat membantu dalam penururnan tekanan darah.

  • Berhenti merokok

Merokok merupakan salah satu faktor resiko utama penyakit kardiovaskuler. Berhenti merokok sangat dianjurkan sehingga dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler.

Modifikasi gaya hidup diatas merupakan lini pertama pada penderita hipertensi dengan tekanan darah 140/90 mmHg  yang harus dijalani setidaknya 4-6 bulan. Bila setelah jangka waktu tersebut tidak didapatkan penurunanan tekanan darah maka dianjurkan dikombinasi dengan obat obat, tentunya dengan berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda terlebih dahulu.

Salam Sehat!

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

    Leave a Reply