Waspada Tuberkulosis (TB) Paru

ByRSU Harapan Ibu

Waspada Tuberkulosis (TB) Paru

oleh dr. Melati Nuretika – Dokter Umum RSU Harapan Ibu Purbalingga

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi paru menular  yang masih menjadi masalah kesehatan di negera berkembang, salah satunya Indonesia. Tuberkulosis merupakan pembunuh nomor satu diantara penyakit menular dan penyebab ke-3 kematian setelah penyakit jantung dan penyakit pernapasan akut di Indonesia.

Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Penularan TB paru terutama sekali secara aerogen, yaitu pasien TB paru menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak) pada saat batuk, bersin atau berbicara.

Gejala tuberkulosis (TB) paru diantaranya yaitu :

  1. Batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih
  2. Batuk berdahak bercampur darah atau batuk darah
  3. Sesak nafas dan rasa nyeri dada
  4. Badan lemah, kurang enak badan (malaise)
  5. Nafsu makan menurun
  6. Berat badan turun
  7. Berkeringat pada malam hari walaupun tanpa kegiatan
  8. Demam meriang yang berulang lebih dari sebulan

Beberapa gejala diatas, dapat menjadi perhatian bagi anda atau orang terdekat anda. Apabila anda atau orang terdekat anda merasakan beberapa gejala yang disebutkan diatas, maka segera konsultasikan gejala tersebut pada fasilitas kesehatan terdekat anda.

Pencegahan utama Tuberkulosis agar seseorang tidak terpapar dengan kuman TB adalah dengan menemukan Pasien TB secara dini serta mengobati dengan tuntas, sehingga bahaya penularan tidak ada lagi. Pencegahan dini juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksin BCG untuk Tuberkulosis pada bayi  sebelum berusia 2 bulan. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara :

  1. Mengenakan masker saat berada di tempat ramai
  2. Tutupi mulut saat bersin, batuk, dan tertawa
  3. Tidak membuang dahak atau meludah sembarangan.

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

Leave a Reply