Kenali Cegah Putus Thalassemia

ByRSU Harapan Ibu

Kenali Cegah Putus Thalassemia

Oleh Sumini Handayani, AMK

Thalasemia adalah penyakit kelainan sel darah merah yang mana sel darah merah mudah pecah. Penyakit ini merupakan kelainan genetik dan diturunkan oleh kedua orangtua.

Sayangnya banyak orang yang tak menyadari bahwa dirinya pembawa sifat dari penyakit ini. Akibatnya banyak orang Indonesia mengidap thalassemia dan membutuhkan tranfusi darah seumur hidup karena tidak dapat disembuhkan. Di Kabupaten Banyumas kasus dengan thalassemia terbilang cukup tinggi. Data terbaru dari pemkab tak kurang dari 500 orang menderita thalasemia di Banyumas.

Seorang anak yang menderita thalassemia mayor akan tampak pucat sejak ia berusia beberapa bulan disertai gejala perut membuncit akibat pembesaran hati dan limpa. Selain itu pemeriksaan darah (analisis HB) dapat memastikan adanya penyakit thalassemia mayor ini.

Sebagai penyakit yang di turunkan, seperti juga halnya penyakit-penyakit keturunan lain, sehingga saat ini Thalasemia belum ada obatnya. Pengobatan satu-satunya ialah dengan melakukan tranfusi darah secara rutin, rata-rata sebulan sekali seumur hidup, tujuannya mempertahankan kadar Hb di atas 9 g/dL, supaya aktivitasnya normal dan dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari. 

Meskipun tidak dapat di sembuhkan namun penyakit ini dapat di cegah dengan memutus rantai thalassemia melalui skrining pra nikah. Jika anda dan pasangan membawa sifat thalassemia, maka kemungkinan untuk mempunyai anak dengan thalassemia mayor ialah 25% pada setiap kehamilan. Dianjurkan untuk menghindari perkawinan antara pembawa sifat, bila perkawinan tidak dapat di hindarkan maka diagnosis prental merupakan pilihan selanjutnya. Itulah pentingnya skrining pranikah untuk menghindari anak lahir dengan thalasemia. Sebagai wujud peduli thalasemia mari periksakanlah darah kita sebelum menikah.

About the Author

RSU Harapan Ibu administrator

Leave a Reply